Monday, January 13, 2014

Siasat Paulus Dalam Menyesatkan Kaum Nasrani

“Tanpa ajaran Paulus tidak ada agama Kristen” 

Ungkapan di samping, mungkin sangat sesuai untuk menggambarkan betapa pentingnya ajaran-ajaran Paulus di dalam agama Kristen. Ajaran-ajaran Paulus terdapat pada surat-surat kiriman yang ia tulis sekitar pertengahan tahun 40 hingga pertengahan tahun 60 (12-33 tahun setelah Yesus terangkat ke surga), yang kebanyakan surat-surat pribadi kepada jemaat-jemaat atau murid-muridnya.

Dasar ajaran-ajaran Kristen yang kita ketahui sekarang ini, semuanya berasal dari Paulus, seperti ajaran adanya dosa asal, ajaran Yesus sebagai inkarnasi Tuhan yang esa, ajaran penebusan dosa dengan tersalibnya Yesus, ajaran kejatuhan malaikat, dll. Sedangkan injil Matius, Injil Markus, Injil Lukas, dan Injil Yohanes, sekalipun dalam beberapa tempat memiliki kesamaan ajaran, namun hal tersebut lebih pantas disebut sebagai pengaruh dari ajaran Paulus, karena penulisan Injil-Injil tersebut ditulis belakangan setelah tersebarnya ajaran-ajaran Paulus. Paulus bukan orang yang beriman sejak awal Yesus mengabarkan Injil, Paulus adalah mantan penganiaya pengikut ajaran asli Yesus (kaum Nasrani). Tetapi Paulus juga bukan orang bodoh, yang berupaya menyesatkan kaum Nasrani tanpa siasat matang. Berikut ini adalah siasat-siasat Paulus dalam menyesatkan kaum Nasrani…

Siasat Pertama: Paulus Mengaku Bertobat

Kita saat ini, baik anda yang Islam maupun anda yang Kristen, mengetahui nama Paulus atau Saulus hanya bersumber dari kitab Para Rasul (yang karangan murid Paulus sendiri, Lukas) dan surat-surat kiriman Paulus sendiri. Di dalam dua kitab tersebut terdapat kisah pertobatan Paulus, yang jika kita cermati lebih teliti, akan kita temukan banyak sekali keganjilan-keganjilan, mari kita kaji ayat-ayat yang berhubungan dengan kisah pertobatan Paulus tersebut.


Kisah Para Rasul 9:3-3 "Dalam perjalanannya ke Damsyik, ketika ia sudah dekat kota itu, tiba-tiba cahaya memancar dari langit mengelilingi dia".

Kisah Para Rasul 9:3-4 "Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata kepadanya: "Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku ? ".

Kisah Para Rasul 9:3-5 "Jawab Saulus: "Siapakah Engkau, Tuhan?" Kata-Nya: "Akulah Yesus yang kau aniaya itu".

Kisah Para Rasul 9:3-6 "Tetapi bangunlah dan pergilah ke dalam kota, di sana akan dikatakan kepadamu, apa yang harus kau perbuat."

Kisah Para Rasul 9:3-7 "Maka termangu-mangulah teman-temannya seperjalanan, karena mereka memang mendengar suara itu, tetapi tidak melihat seorang juga pun".

Kisah Para Rasul 9:3-8 "Saulus bangun dan berdiri, lalu membuka matanya, tetapi ia tidak dapat melihat apa-apa; mereka harus menuntun dia masuk ke Damsyik".

Kisah Para Rasul 9:3-9 "Tiga hari lamanya ia tidak dapat melihat dan tiga hari lamanya ia tidak makan dan minum".

Ketika Paulus menuju Damsyik bersama teman-temannya untuk menganiaya pengikut-pengikut Yesus, tiba-tiba muncul cahaya dari langit mengelilingi Paulus. Selama ini kita selalu berprasangka, bahwa cahaya melambangkan kebenaran dan langit melambangkan surga. Tapi dalam kasus Paulus, cahaya apakah yang turun dari langit?

Jika yang dimaksud cahaya di sana adalah berupa cahaya kebenaran, cahaya roh, atau cahaya iman…maka sangat mustahil cahaya tersebut dapat membuat Paulus terkapar di tanah dan buta matanya. Menurut saya, cahaya yang di maksud pada ayat di atas tidak lebih dari cahaya matahari (Paulus dan teman-temannya melakukan perjalanan ditengah hari, baca Kisah Para Rasul 22:6) yang begitu teriknya sampai membuat pingsan Paulus karena dehidrasi. Pendapat saya ini didukung dari penjelasan ayat lainnya yang juga 
mengisahkan kisah pertobatan Paulus, pada ayat tersebut (Kisah Para Rasul 22:9) disebutkan, orang yang melihat cahaya tersebut bukan hanya Paulus, namun juga teman-temannya, yang artinya, cahaya yang dilihat Paulus bukanlah cahaya rohani seperti cahaya kebenaran, cahaya roh, atau cahaya iman, karena bukan hanya Paulus yang melihatnya. Walaupun teman-teman Paulus juga melihat cahaya terang tersebut sama seperti Paulus, tetapi anehnya hanya Paulus seorang yang buta karena cahaya tersebut. 

Oleh karena itu, sangat mustahil paulus buta karena cahaya yang dia lihat bersama teman-temannya, pasti ada sebab lain yang membuatnya buta, dan kemungkinan terbesar penyebab kebutaan Paulus adalah karena dehidrasi dan terjatuh dari kuda saat dalam perjalanan ke Damsyik. Pertemuan dan percakapan Paulus dengan Yesus, mungkin juga muncul dari alam bawah sadar Paulus sendiri pada saat dirinya rebah ke tanah (pingsan), oleh karena itulah mengapa teman-teman Paulus tidak mendengar suara Yesus 

(Kisah Para Rasul 22:9).

Dalam ilmu Psikologi, bohong berdasarkan tipe manipulasi adalah bagaimana sebuah realitas dimanipulasi untuk menimbulkan sebuah kebohongan. Terdapat tiga kelompok kebohongan yang dapat dibuat, yakni pengingkaran, melebih-lebihkan, dan pemalsuan/penyembunyian. Masing-masing melakukan manipulasi berbeda terhadap realitas.

Kisah pertobatan Paulus di atas, termasuk kebohongan dalam kelompok / kategori melebih-lebihkan. Yaitu bohong yang dilakukan dimana pembohong (Paulus) melebih-lebihkan fakta yang sebenarnya atau memberi kesan lebih benar. Bagaimana kejatuhan Paulus dari kuda karena dehidrasi saat menuju ke Damysik, yang juga membuatnya buta sebagai sebuah realitas dimanipulasi sedemikian rupa oleh Paulus untuk menimbulkan sebuah kebohongan seperti melihat cahaya terang, rebah di tanah, dan bercakap-cakap dengan Yesus. 

Kebohongan Paulus tersebut juga dapat kita lihat dari ayat-ayat yang saling bertentangan, Kisah Para Rasul 9:7 menyatakan, teman-teman Paulus mendengar suara Yesus, tetapi menurut Kisah Para Rasul 22:9 teman-teman Paulus tidak mendengar suara Yesus. Nah, bagaimana mungkin kedua ayat yang sama-sama menceritakan pertobatan Paulus yang juga terdapat pada kitab yang sama, terdapat kisah yang saling bertentangan?


Siasat Kedua: Paulus Mengajarkan Dosa Asal

Setelah Paulus diterima sebagai orang yang bertobat dan dapat meyakinkan sebagian orang bahwa dirinya adalah rasul Yesus yang tidak kurang dari rasul-rasul Yesus lainnya. Hal pertama yang diajarkannya adalah mengenai adanya dosa asal, yaitu dosa yang muncul dari kedurhakaan manusia pertama di eden dan “mewariskan” dosanya tersebut kepada anak cucunya. Ajaran Paulus mengenai dosa asal ini, tidak pernah dijumpai dalam Perjanjian Lama, kitab-kitab para Nabi dan ajaran Yesus sendiri. 

Ajaran mengenai dosa asal ini dapat kita baca dalam surat-surat kiriman Paulus, sebagai berikut;

Roma 5:12 Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa.

Roma 5:16 Dan kasih karunia tidak berimbangan dengan dosa satu orang. Sebab penghakiman atas satu pelanggaran itu telah mengakibatkan penghukuman, tetapi penganugerahan karunia atas banyak pelanggaran itu mengakibatkan pembenaran.

Roma 5:17 Sebab, jika oleh dosa satu orang, maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus.

1Korintus 15:22 Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus.

Dalam ajaran Paulus, manusia pertama Adam, dijadikan hidup kekal sebagaimana Malaikat hidup kekal dan tinggal di taman Eden. Yang membuat adam kehilangan kekekalan dirinya ialah pelanggaran adam terhadap larangan memakan buah, yang berasal dari pohon yang tumbuh ditengah taman atas bujukan istrinya, Hawa atas bujukan ular. 

Pelanggaran Adam dan Hawa tersebut tidak hanya berdampak pada diri mereka, namun juga berimbas kepada anak-cucu mereka kelak. Dampak dosa adam inilah yang disebut Paulus sebagai membawa maut atau mati, walaupun pada kenyataannya, orang-orang Kristen yang konon telah tertebus dosanya dengan disalibnya Yesus, tidak pernah dapat hidup kekal atau abadi, keadaan mereka sama saja dengan orang yang mati karena belum tertebus. Sebagaimana dosa dalam hukum Taurat yang harus ditebus dengan korban 
bakaran, dosa asal juga perlu adanya korban tebusan, tetapi korban tebusan yang dapat menghapus dosa asal bukanlah korban tebusan yang diminta oleh hukum Taurat. 

Paulus menyatakan, korban tebusan yang di minta oleh hukum Taurat tidaklah cukup manjur untuk menghapus dosa asal (Ibrani 10:11). Untuk mengetahui lebih dalam apa dan bagaimana dosa asal.

Bagi orang-orang yang telah terperdaya oleh omong kosong Paulus, ajaran dosa asal di atas telah menghancur-leburkan harapan mereka terhadap sebuah pengampunan. Di saat semua orang merasa kalut, cemas, dan khawatir tidak akan memperoleh keselamatan, Paulus datang dengan sebuah harapan baru akan penebusan dosa, tebusan tersebut hanya terjadi satu kali untuk selamanya, tidak seperti penebusan dosa dalam Taurat yang harus dilakukan tiap setahun sekali (Roma 6:10). Maka, demi sebuah keselamatan, 
orang-orang ini, suka atau tidak suka, harus menerima siasat penyesatan Paulus selanjutnya.

Siasat Ketiga: Paulus Mengajarkan Yesus Adalah Tuhan dan Penebus

Dalam siasat terakhir ini, Paulus mengajarkan Yesus adalah inkarnasi Tuhan yang esa yang sekaligus sebagai penebus bagi dosa manusia. Paulus bukanlah orang yang pernah bertemu dan mendengar ajaran Yesus, namun demikian, Paulus sangat berani mengaku sebagai rasul Yesus dan mengatakan suatu hal tentang Yesus, yang Yesus sendiri tidak pernah mengatakannya. Ajaran Paulus tentang Yesus dapat kita temukan dalam banyak surat-suratnya, diantaranya;

Yesus mati dan bangkit

Roma 1:4 dan menurut Roh kekudusan dinyatakan oleh kebangkitan-Nya dari antara orang mati, bahwa Ia adalah Anak Allah yang berkuasa, Yesus Kristus Tuhan kita.

Roma 4:24 tetapi ditulis juga untuk kita; sebab kepada kitapun Allah memperhitungkannya, karena kita percaya kepada Dia, yang telah membangkitkan Yesus, Tuhan kita, dari antara orang mati,

Roma 4:25 yaitu Yesus, yang telah diserahkan karena pelanggaran kita dan dibangkitkan karena pembenaran kita.

Roma 8:11 Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.

Roma 8:34 Kristus Yesus, yang telah mati? Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita?

Roma 10:9 Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.

2Korintus 4:14 Karena kami tahu, bahwa Ia, yang telah membangkitkan Tuhan Yesus, akan membangkitkan kami juga bersama-sama dengan Yesus. Dan Ia akan menghadapkan kami bersama-sama dengan kamu kepada diri-Nya.

Galatia 1:1 Dari Paulus, seorang rasul, bukan karena manusia, juga bukan oleh seorang manusia, melainkan oleh Yesus Kristus dan Allah, Bapa, yang telah membangkitkan Dia dari antara orang mati,

1Tesalonika 1:10 dan untuk menantikan kedatangan Anak-Nya dari sorga, yang telah dibangkitkan-Nya dari antara orang mati, yaitu Yesus, yang menyelamatkan kita dari murka yang akan datang.

1Tesalonika 4:14 Karena jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia.

2Tim 2:8 Ingatlah ini: Yesus Kristus, yang telah bangkit dari antara orang mati, yang telah dilahirkan sebagai keturunan Daud, itulah yang kuberitakan dalam Injilku.

Yesus menebus dosa

1Korintus 1:30 Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus, yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita. Ia membenarkan dan menguduskan dan menebus kita.

Galatia 3:13 Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!"

Galatia 4:5 Ia diutus untuk menebus mereka, yang takluk kepada hukum Taurat, supaya kita diterima menjadi anak.

Ibrani 9:15 Karena itu Ia adalah Pengantara dari suatu perjanjian yang baru, supaya mereka yang telah terpanggil dapat menerima bagian kekal yang dijanjikan, sebab Ia telah mati untuk menebus pelanggaran-pelanggaran yang telah dilakukan selama perjanjian yang pertama.

Yesus adalah Allah

Filipi 2:5-8 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.

Menurut ajaran Paulus, Yesus adalah Allah yang menjelma menjadi manusia. Yesus harus merendahkan diri sebagai manusia, melepaskan kesetaraannya dengan Allah untuk menebus dosa manusia dengan cara mati di kayu salib, menjadi kutuk Taurat dan bangkit. Tuhan dalam Perjanjian Lama yang tidak memaafkan kesalahan manusia kecuali ada sebuah penebusan terlebih dahulu, digunakan oleh Paulus untuk semakin menyesatkan kaum Nasrani. Oleh karena dalam hukum Taurat terdapat hukum-hukum yang tidak semuanya dapat dijalankan dan berakibat dosa kepada orang Israel, maka Paulus menyebut hukum Taurat sebagai sumber dosa, Taurat hanya dianggap sebagai kutuk oleh Paulus. 

Agar manusia selamat dari dosa atau kutuk Taurat ini, mereka harus mengakui dengan mulut Yesus adalah Tuhan dan percaya dalam hati, bahwa Allah telah membangkitkan Yesus. 

Tentu saja, syarat keselamatan yang demikian keluar hanya dari mulut Paulus, Yesus tidak pernah mengatakannya.

Note:
Seorang Kristen mungkin akan complain dengan mengatakan; “tidak mungkin Paulus berpura-pura bertaubat agar dapat menyesatkan kaum Nasrani. Karena Paulus dalam mengabarkan Injil rela dipenjara, dianiaya, dan sampai harus mati. Tidak mungkin seorang yang berbohong dan penyesat rela diperlakukan demikian.”

Saya jawab; “Derita Paulus dalam mengabarkan Injil sama sekali tidak dapat dijadikan bukti yang dia sampaikan adalah BENAR! Mengapa demikian? 

Karena terkadang orang mau melakukan sesuatu walaupun keuntungan dari perbuatannya tidak sebanding dengan resikonya. Contoh: para pengedar narkoba sangat tahu, bahwa hukuman mati untuk mereka jika sampai tertangkap Polisi, hasil dengan resikonya pun tidak sebanding, namun mereka tetap saja mengedarkan narkoba. Apakah pengedar narkoba dapat dikatakan 
sebagai orang yang benar hanya karena rela menerima hukuman berat? Tentu tidak, bukan.

Bukti Yudas Mati di Salib => "Oleh karena kematian Yudas tidak diketahui"

Salah satu topik menarik dalam diskusi-diskusi yang ada di dunia maya adalah mengenai perbedaan kisah antara Nabi Isa AS yang ada dalam Al-Qur’an dan Yesus yang ada di Bible Perjanjian Baru. Di dalam Al-Qur’an, Nabi Isa AS disebutkan tidak dibunuh dan tidak pula mati disalib, yang Yahudi bunuh dan mereka salibkan sesungguhnya adalah orang yang diserupakan dengan Isa AS (An-Nisaa’: 157). Sedangkan dalam Bible Perjanjian Baru, Yesus dikisahkan mati dibunuh dikayu salib oleh orang Yahudi. 

Muslim yakin akan kebenaran Kisah  Nabi Isa AS karena kisah tersebut berasal dari Al-Qur’an yang firman Allah. Sedangkan Kristen menganggap Al-Qur’an telah salah mengisahkan tentang penyaliban Yesus, karena menurut mereka, mulai dari penangkapan, pengadilan, penyiksaan, dan penyaliban Yesus disaksikan oleh banyak orang. Selain itu, Kristen menyebut kisah Nabi Isa AS dalam Al-Qur’an (An-Nisaa’: 157) adalah fitnah keji terhadap Yudas, walaupun mereka menganggap Yudas penghianat, khusus dalam kasus ini Kristen membela Yudas. Namun sayangnya diskusi-diskusi semacam ini lebih sering berakhir dengan saling caci maki.


Mengapa Al-Qur’an tidak dengan gamblang menyebut nama orang yang disebut diserupakan dengan Nabi Isa AS? Itu karena Allah tidak menganggap begitu penting menyebut nama seseorang yang diserupakanNya dengan Nabi Isa AS. Tujuan utama diturunkannya An-nisaa’: 157 adalah hanya untuk membantah anggapan orang-orang Yahudi bahwa mereka telah membunuh Nabi Isa AS di kayu salib. Bantahan ini sangat penting, karena orang-orang Yahudi menyangka bahwa apabila seseorang yang mengaku dirinya Nabi namun tidak 

dapat lolos dari usaha pembunuhan, maka dengan demikian telah membuktikan ia adalah bukan seorang Nabi. Bantahan Al-Qur’an tentang disalib dan matinya Nabi Isa AS/Yesus ternyata secara tidak langsung mengganggu ajaran pokok agama Kristen tentang penebusan dosa.

Al-Qur’an dan Hadits Shahih mungkin tidak menyebut nama orang yang diserupakan dengan Nabi Isa AS, namun bukan berarti tidak dapat kita ketahui sama sekali. Jika anda bertanya pada saya, siapa yang diserupakan dengan Nabi Isa AS? Maka dengan jujur saya akan menjawab, Yudas! Kenapa? karena baru-baru ini saya telah menemukan sebuah bukti awal dari Bible Perjanjian Baru dan juga penjelasan dari sebuah situs Kristen populer yang dapat mendukung kebenaran Al-Qur’an tentang diserupakannya seseorang hingga mirip dengan Yesus dan kemudian disalibkan. Dibawah ini sebagian isi artikel yang saya kutip dari situs kristen populer tersebut;

* Matius 27:5
Maka ia pun melemparkan uang perak itu ke dalam Bait Suci, lalu pergi dari situ dan menggantung diri.


* Kisah 1:18
-- Yudas ini telah membeli sebidang tanah dengan upah kejahatannya, lalu ia jatuh tertelungkup, dan perutnya terbelah sehingga semua isi perutnya tertumpah ke luar.


Meskipun uraian Lukas mengenai kematian Yudas penuh dengan lumuran darah, Kisah Para Rasul 1:18 tidak akan menjadi masalah jika Matius tidak menuliskan kisah yang 

tampaknya berbeda. Menurut Matius, "Maka ia pun melemparkan uang perak itu ke dalam Bait Suci, lalu pergi dari situ dan menggantung diri" (Matius 27:5). Matius 

mengatakan bahwa para imam besar menggunakan uang itu "untuk membeli Tanah Tukang Periuk untuk dijadikan tempat pekuburan orang asing. Tidakkah dua pernyataan mengenai 

kematian Yudas ini berbeda?

Jelas bahwa. Matius dan Lukas memiliki tujuan yang berbeda dalam menceritakan kisah tersebut. Matius lebih tertarik pada masalah pembelian tanah, karena hal tersebut 

dianggapnya sebagai penggenapan Kitab Suci. Ia menggabungkan Kitab Zakharia 11:12-13 (tigapuluh keping uang perak dan periuk) dengan Yeremia 32:6-12 (membeli tanah), 

barangkali ditambah Yeremia 18:1-4 (pergi ke rumah tukang periuk), lalu mengaitkan semuanya dengan nama nabi yang sudah cukup dikenal.

Meskipun menghubungkan beberapa bacaan berdasarkan kata atau bahkan akhiran kata yang sama ("harta" dan "periuk" memiliki suara yang serupa dalam bahasa Ibrani) merupakan sesuatu yang asing bagi para pembaca modern, kebiasaan penafsiran semacam ini adalah hal yang baik bangsa Yahudi. Sebenarnya Matius lebih tertarik untuk menjelaskan hubungan antara perak, Bait Allah dan tanah; bukan cara matinya Yudas.

Kisah Para Rasul memiliki kepentingan lain, bahwa Yudas mengalami apa yang sepantasnya, yaitu kematian yang mengenkan. (Situasi serupa dilaporkan dalam Kisah Para Rasul 12:21-24, di mana menulis mengisahkan kematian Raja Herodes Agrippa I.) Yang ditekankan bukanlah pembelian tanah (yang akan tampak sebagai pemberian hadiah, terutama bagi bangsa Yahudi yang merasa bahwa memiliki tanah di Palestina adalah hal yang penting), melainkan kematian Yudas yang mengerikan di tanah itu.
......
Matius menjelaskan bahwa peristiwa bunuh diri itu disebabkan oleh rasa bersalah dan dilakukan dengan cara yang paling populer yaitu gantung diri. Dalam literatur bangsa Yahudi, bunuh diri sangat sering dikaitkan dengan rasa malu atau kegagalan (lihat 2 Samuel 17:23; bandingkan dengan beberapa kisah lain tentang bunuh diri dalam sejarah Perjanjian Lama, yang pada umumnya dilakukan untuk menghindari kematian yang lebih memalukan). Meskipun demikian, karena bunuh diri dengan cara menggantung diri biasanya dilakukan (setidaknya oleh orang miskin) dengan cara melompat dari pohon dan mengikat leher dengan tali, bukan tidak mungkin (juga bukan hal yang luar biasa di India pada masa kini) tubuh akan tercabik-cabik selama peristiwa tersebut. Saya merasa ragu untuk mengatakan bahwa inilah yang sesungguhnya terjadi, tetapi tentu saja ini merupakan penjelasan yang masuk akal.

Baca selengkapnya di sini

Komentar saya

Penulis Kristen menyebut bahwa Matius dan Lukas memiliki tujuan berbeda dalam menuliskan kematian Yudas. Matius lebih tertarik pada masalah pembelian tanah, karena hal tersebut dianggapnya sebagai penggenapan Kitab Suci. Sedangkan Lukas memiliki kepentingan lain, bahwa Yudas harus mengalami apa yang sepantasnya, yaitu kematian yang mengenaskan. Dari sini, sesungguhnya sudah dapat kita ketahui bahwa sesungguhnya Matius ataupun Lukas tidak menulis tentang kematian Yudas sesuai dengan apa yang benar-benar terjadi pada diri Yudas sesudah ia menghianati Yesus. Matius dan Lukas hanya menulis tentang kematian Yudas sesuai dengan tujuan yang mereka inginkan. 

Matius menulis kisah kematian Yudas agar dapat bersesuaian dengan Bible Perjanjian Lama; Kitab Zakharia 11:12-13, Yeremia 32:6-12, dan Yeremia 18:1-4 sedangkan Lukas lebih memilih menulis kematian yang pantas bagi seorang penghianat seperti Yudas dan juga menghubungkannya dengan kitab Mazmur. Mereka seperti dua orang anak yang mendengar cerita sebelum tidur ibunya, namun sebelum si jahat dalam cerita tersebut menerima hasil perbuatan jahatnya, cerita ibu berakhir. Dengan mengarang bebas, kedua anak tersebut kemudian melanjutkan cerita ibu yang terputus dan akhir hidup si jahat dalam angan mereka masing-masing. Cerita tidak mungkin sama, tetapi tetap memiliki esensi sama dalam melihat bagaimana seharusnya si jahat mendapat balasan. Anak satu mungkin akan menulis si jahat menggantung diri karena menyesal telah berbuat jahat, anak lainnya lebih memilih si jahat mati dengan perut robek, jika ditambah satu lagi anak yang lahir dua ribu tahun yang lalu , saya yakin ia akan memilih si jahat akan dihukum dengan di salib.

Demikian juga Matius dan Lukas, tidak jauh berbeda dengan apa yang dilakukan oleh anak-anak di atas. "Oleh karena kematian Yudas tidak diketahui", Matius dan Lukas mencoba mengarang bebas, mengira-ngira apa yang bakalan dan seharusnya terjadi terhadap seorang yang jahat seperti Yudas. Walaupun cerita tidak sama, inti dari cerita Matius dan Lukas tetap sama, yaitu kematian yang mengenaskan bagi si penghianat Yudas sebagai hukuman dari Tuhan.

Dari sini, kita sudah dapat menghubungkannya dengan ayat-ayat Al-Qur’an. Di dalam Al-Qur’an, Isa AS/Yesus diselamatkan oleh Allah dengan cara tidak biasa, yaitu dengan penyerupaan Yudas hingga mirip dengan Isa AS / Yesus, orang yang menyalibkan Yudas mengira telah menyalibkan Yesus meski akhirnya timbul pula keragu-raguan. Bersamaan dengan peristiwa penyaliban tersebut tentu hilang pula sosok penghianat Yudas. Tidak ada yang melihat dia hidup setelah peristiwa itu, tapi juga tidak ditemukan kuburnya. Matius dan Lukas kemudian menulis kematian Yudas 

sesuai apa yang mereka harapkan terjadi kepada seorang penghianat seperti Yudas. Matius menulis Yudas mati tragis penuh penyesalan mengantung diri, sedangkan Lukas memilih “mengakhiri” hidup Yudas dengan perut robek. Bagaimana dengan mati disalib? Mati disalib pun sebenarnya sesuai untuk seorang penghianat seperti Yudas, karena mati tersalib adalah mati terkutuk dan kematian tersalib tersebut merupakan kematian sesungguhnya Yudas Iskariot.

Catatan:

Ada yang perlu anda ketahui, Kisah Rasul 1:18-19 yang menjadi salah satu ayat-ayat bahasan di sini ternyata bukan ayat asli, tapi merupakan sisipan dari penerjemah awal kitab Kisah Rasul. Hal ini terlihat dengan jelas karena Kisah Rasul 1:18-19 terletak dalam tanda kurung, seperti dapat anda baca dalam versi BIS dan dalam versi-versi lainnya yang lebih tua. Kemungkinan penerjemah menemukan kematian Yudas dalam Injil Apokrip dan Memasukkannya ke dalam terjemahan.

Sunday, January 12, 2014

Nubuat kedatangan Nabi Muhammad didalam Alkitab dan Al-Qur'an :

Perjanjian Lama

AKAN DATANG AHMAD BAGI SEMUA BANGSA (HAGAI 2: 7)


“Kelak Aku akan mengutus seorang utusan-Ku agar dia dapat membuka Jalan di depan-Ku. Maka tiba-tiba akan datang ke Haikal-Nya seorang Tuan yang kalian semua minta, seorang utusan perjanjian yang kalian kehendaki. Sesungguhnya dia pasti akan datang. Demikianlah firman Tuhan semesta alam,” (Kitab Maleakhi 3:1)


"Seorang Nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini (Musa); Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya". (Ulangan 18:18)


Keterkaitan antara (Ulangan 18:18) dan (Al-Qur'an An Najm: 2-5) sbb:


"Kawanmu ini (Muhammad) tidaklah sesat dan tidak pula keliru, tiadalah yang diucapkanya itu (Al-Quran) menurut kemauan hawa nafsunya, Ucapanya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya). Yang diajarkan kepadanya oleh (Ruhul Qudus) yang sangat kuat (Jibril).


Penjelasan :


"Seorang Nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka.." (Ulangan 18:18) 


=> yaitu akan datang kemudian seorang Nabi diantara saudara mereka => Dari Musa sampai kepada keturunan Ibrahim yaitu Ismail dan Ishaq.


Ibrahim mempunyai 2 istri yaitu Siti Hajar dan Siti Sarah


Siti Hajar melahirkan Ismail. Ismail menurunkan silsilah Bani Ismail sampai kepada nabi Muhammad SAW.


Siti Sarah melahirkan Ishaq, Ishaq menurunkan silsilah Bani Israel


Bukankah Ismail dan Ishaq bersaudara ?? Tentu saja jawabannya : Ya.


kemudian lanjutan ayatnya :


"... seperti Engkau ini (Musa);"


Maksudnya : Mukjizat Muhammad seperti halnya dengan Mukjizat Musa


Penjelasan :


Ada persamaan Mukjizat antara Nabi Musa dan Nabi Muhammad, yaitu sbb :


>>> Muhammad membelah Bulan menjadi dua : <<<<<


”Telah datang saat itu dan telah terbelah Bulan.“ (Al-Qamar:1)


”Dan tidaklah Kami perlihatkan kepada mereka suatu mukjizat, kecuali mukjizat itu lebih besar dari mukjizat-mukjizat yang sebelumnya. Dan Kami timpakan kepada mereka azab supaya mereka kembali (ke jalan yang benar)“. (Az-Zukhruf:48)


Berita tentang terbelahnya bulan pada jaman Nabi saw banyak diriwayatkan oleh para Shahabat, sehingga hadis tentang terbelahnya bulan adalah hadis Muthawatir.


Diriwayatkan oleh Abdullah bin Masud: “Pada masa hidup Nabi saw, bulan terbelah dua dan melihat ini Nabi saw bersabda: “Saksikanlah!” (Sahih Bukhari, juz 4 no 830)”


Diriwayatkan oleh Anas: “Ketika orang-orang Mekah meminta Rasulullah saw untuk menunjukkan mukjizat, maka Nabi menunjukkan bulan yang terbelah.” (Sahih Bukhari, juz 4 no 831)”


>>> Musa membelah Laut Merah menjadi dua : <<<<<<


Peristiwa itu terjadi ketika Nabi Musa as. bersama para pengikutnya menyelamatkan diri dan pengejaran Fira`un. Lalu Kami wahyukan kepada Musa, "Pukullah laut itu dengan tongkatmu". Maka terbelahlah laut itu, dan setiap belahan seperti gunung yang besar." (QS. Asy-Syu`aro: 63)


Perjanjian Baru


Penolong yang dijanjikan “akan memuliakan Aku (Isa), sebab Ia akan memberitahukan kepadamu apa yang diterimanya dari padaKu (Isa)” (Yohanes 16:14).


Penolong yang dijanjikan “akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Ku (Isa) katakan kepadamu (hai bani Israel) ” (Yohanes 14:26).


“Ia akan bersaksi tentang Aku“ (Yohanes 15:26).


"Tetapi apabila ia datang, yaitu dengan roh kebenaran. Sebab ia akan memimpinmu kedalam seluruh kebenaran, sebab ia tidak akan berkata kpd dirinya sendiri, tapi segala sesuatu yg didengarnya, itulah yg dikatakanya dan ia akan memberitakan kepada hal-hal yg akan datang". (Yohanes 16:13)


Al-Qur'an


Dan nubuat itu uda digenapi didalam Al-Quranul Karim :


"kawanmu ini (Muhammad) tidaklah sesat dan tidak pula keliru, tiadalah yang diucapkanya itu (Al-Quran) menurut kemauan hawa nafsunya, Ucapanya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya). Yang diajarkan kepadanya oleh (Ruhul Qudus) yang sangat kuat (Jibril).  (An Najm: 2-5)


"Ingatlah tatkala 'Isa anak Maryam berkata: Hai Bani Israil, sesungguhnya saya Rasul Allah (yang diutus) kepada kamu sekalian, serta membenarkan apa yang sebelumku yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan seorang Rasul, yang akan datang sesudahku namanya Ahmad. [QS 61:6]


Ahmad = kata sifat = artinya terpuji

Muhammad = artinya orang yang memiliki sifat terpuji

Rasulullah SAW bersabda: "Saya Muhammad, Saya Ahmad, Saya Pembersih dan kekafiran harus dihapuskan melalui aku; Saya Pengumpul, Manusia harus berkumpul pada hari kiamat yang datang sesudahku; dan saya adalah yang terakhir dalam arti tidak ada nabi yang datang sesudahku". (HR Bukhari dan Muslim).


Terpujilah nama Engkau yaa Muhammad, baik dilangit dan dibumi


Kesimpulan :


Jadi Nabi yang dimaksud yang akan datang dalam Taurat adalah Nabi Muhammad SAW, sebagai Nabi Terakhir, bukannya Nabi Isa. Bahkan Nabi Isa sendiri juga mengisyaratkan tentang kedatangan Nabi setelahnya yaitu Nabi Muhammad SAW.

Thursday, January 2, 2014

Jalur Exodus Musa Ditemukan, dari Mesir ke Midyan --- ( di barat laut Saudi Arabia )

Rentang kehidupan Musa

Kelahiran
Kehidupan awal (Exodus 2:1-22), (Kisah Para Rasul 7:20-29) Musa diadopsi oleh putri Firaun dan dididik dalam kebijaksanaan Mesir, pada usia 40 ia membunuh seorang Mesir, karena orang Mesir itu menyiksa orang Israel dan Musa melarikan diri ke Midian, karena takut akan dibunuh oleh Firaun. Disana ia menikahi Ziporah putri Jetro.


Usia 40 tahun
(Exodus 2:23-25) ​​Musa mengurus domba Jetro untuk selama 40 tahun, hidupnya selama itu tidak jelas.

Usia 80 tahun
(Exodus 3, Bilangan. 36, Kisah para Rasul 7:30-41) Tuhan berbicara kepada Musa dari semak terbakar (Exodus 3:1-9), ia dikirim untuk membebaskan bani Israel dari Mesir, ia menunjukkan tanda-tanda dari Allah, dan akhirnya orang-orang Israel bebas untuk pergi (Exodus 7-12).  Ia membawa mereka bersama Hukum Alloh, mereka mengembara di padang gurun selama 40 tahun ( sebagai hukuman dari Alloh, karena bani Israel menolak Musa untuk pindah ke Kanaan, yang pada saat itu dipimpin oleh raja yang zalim dan penyembah berhala, bani Israel menyuruh Musa untuk pergi ke Kanaan bersama Tuhannya saja ).  (Exodus 20, Bilangan 36).

Usia 120 tahun
(Deutronomy 1-34) Musa memimpin bani Israel ke Tanah yang dijanjikan (Kanaan), ia memberi mereka tujuan akhir dan berkah-Nya (Deutronomy 32-33), ia meninggal pada usia 120 tahun (Deutronomy 34).


10 Tulah (Plagues) bahwa Allah telah memberi wabah di Mesir melalui tangan Musa

01. Exodus 7:14-25 Air sungai Nil berubah menjadi merah darah.
02. Exodus 8:1-15 Wabah Katak
03. Exodus 8:16-19 Wabah Kutu
04. Exodus 8:20-32 Wabah Lalat
05. Exodus 9:1-7 Wabah Penyakit pada hewan
06. Exodus 9:8-12 Wabah Bisul
07. Exodus 9:13-25 Wabah Es Api
08. Exodus 10:1-20 Wabah Belalang
09. Exodus 10:21-29 Kegelapan selama 3 hari melanda Mesir
10. Exodus 12:29 Kematian setiap anak sulung Mesir

Penjelasan dari segi Ilmiah tentang 10 Tulah itu => http://www.youtube.com/watch?v=EEjHkk6Xbls



23 Keajaiban Terkait dengan Musa 
(Tidak termasuk 10 Tulah  / Plagues di Mesir)
dari Buku Meredith dari Daftar Alkitab

Exodus 4:2-4      Tongkat Musa berubah menjadi ular dan kembali ke tongkat
Exodus 4:7         Tangan Musa menjadi lepra dan kemudian kembali normal
Exodus 7:10-12   Tongkat Harun menjadi ular dan menelan ular tukang sihir 
Exodus 14:19-20 Tuhan melindungi bani Israel dengan awan
Exodus 14:21      Laut Merah dibelah
Exodus 14:21      Dasar laut dibuat daratan kering
Exodus 14:23-25  Roda yang diambil dari kereta Mesir, ketika mereka 
                         mencoba menyeberang dasar laut kering
Exodus 14:27-28 Perairan Laut Merah kembali dan tenggelam tentara Mesir
Exodus 15:23-25 Musa melemparkan pohon ke perairan pahit di Mara dan 
                         membuat airnya menjadi manis
Exodus 16:11-13 Bani Israel diberi makan dengan puyuh / quail
Exodus 16:14-15 Bani Israel diberi makan dengan manna
Exodus 16:19-24 Manna tidak akan disimpan sampai pagi, kecuali pada hari 
                         Sabath
Exodus 17:1-6     Musa memukul batu di bukit Horeb, untuk menghasilkan air
                         untuk Ibrani
Imamat 9:22-24 Api dari Tuhan memakan habis korban bakaran
Bilangan 12 Miriam dibuat lepra dan kemudian sembuh
Bilangan 11:1-2   Bani Israel mengeluh dibakar oleh api TUHAN, sampai 
                         diintervensi Musa dengan doa
Bil 16:16-18,35    Api keluar dari Tuhan dan menjadi bakaran yang
                         dikonsumsi oleh 250 orang yang menawarkan dupa
Bil 16:28-33 Bumi terbuka dan menelan Korah dan orang-orangnya
Bil 16:46-50 Sebuah wabah yang menewaskan 14.700 telah tinggal 
                         dengan membuat persembahan dupa
Bil 17                 Tongkat Harun bertunas
Bil 20:1-11          Musa memukul batu di bukit Horeb itu dua kali untuk 
                         mendatangkan air
Bil 21:5-9       Musa membuat ular kuningan dan menaruhnya di atas
                         sebuah tiang. Jika ada yang digigit ular berapi-api dan
                         kemudian memandang ular kuningan, hidupnya
                         diselamatkan.
Lukas 9:28-36 Musa naik ke gunung Sinai dan bertatap muka dengan Isa.



Kronologi Kitab Keluaran / Exodus

Keluaran 1         Anak-anak Israel berkembang di Mesir, mereka diperbudak
                        dalam perbudakan, karena Raja Heksos di Goshen kalah 
                        perang, dan akibatnya bangsa Israel menjadi budak Firaun di
                        Mesir.
Keluaran 2         Musa lahir, dan tumbuh menjadi seorang pria dewasa.  
Keluaran 3         Allah berbicara kepada Musa dari semak yang terbakar, ia
                        mengirim Musa untuk membebaskan bani Israel.
Keluaran 4         Musa menerima tanda-tanda kekuasaan Alloh untuk 
                        membujuk bani Israel. Musa memberikan pesan kepada 
                        Firaun. Harun bergabung dengan Musa.
Keluaran 5         Firaun meningkatkan kerja orang Israel, ia merampas jerami
                        mereka.
Keluaran 6         Tuhan memperbaharui janjinya, silsilah Ruben, Simeon, Lewi.
Keluaran 7         Musa melempar tongkatnya kemudian menjadi ular, ia rubah
                        sungai Nil menjadi sungai darah.
Keluaran 8         Wabah katak, kutu, lalat menimpa Mesir.
Keluaran 9         Wabah lainnya: murrain binatang, bisul dan blains, dan
                        hujan api dan es jatuh atas Mesir.
Keluaran 10 Wabah belalang dan kegelapan menimpa Mesir selama 3 
                        hari.
Keluaran 11 Pesan Allah kepada bangsa Israel untuk mengumpulkan 
                        perhiasan tetangga mereka, wabah akhir terancam.
Keluaran 12 Paskah yang pertama, setiap anak sulung orang Mesir mati, 
                        kemudian bani Israel diusir dari Mesir.
Keluaran 13 Anak sulung dan binatang ternak bani Israel selamat,
                        Tuhan menuntun mereka dengan tiang awan dan tiang api.
Keluaran 14 Orang-orang Mesir mengejar bani Israel, dan mereka semua
                        tenggelam di Laut Merah.
Keluaran 15 Doa Musa, bani Israel minta air, air pahit di Mara, mereka
                        melakukan perjalanan ke Elim.
Keluaran 16 Bani Israel melakukan perjalanan ke Sinai, mereka
                        menerima burung puyuh dan manna, tapi tidak pada hari
                        Sabath.
Keluaran 17 Bani Israel menggerutu minta air, mereka dikirim ke batu
                        di bukit Horeb; Amalek diatasi; Musa membangun sebuah
                        mezbah.
Keluaran 18 Jetro membawa keluarga Musa kepadanya, dan menyarankan
                        dia, ia berangkat.
Keluaran 19 Bani Israel datang ke Sinai, takut karena kehadiran Allah
                        di atas gunung Sinai.
Keluaran 20 10 perintah Tuhan; arah mengenai altar. 
Keluaran 21 Berbagai hukum dan peraturan.
Keluaran 22 Berbagai hukum dan peraturan.
Keluaran 23 Berbagai hukum dan peraturan.
Keluaran 24 Musa dipanggil ke gunung Sinai, Harun dan Hur memenuhi
                        kehendak kaumnya.
Keluaran 25 Persembahan untuk membangun Kemah Suci, bentuk dan
                        ukuran Ark of Covenent ditentukan oleh Tuhan
Keluaran 26 10 tirai Kemah Suci, 11 tenda dari bulu kambing; tabir untuk
                        Ark of Covenent, menggantung pintu.  
Keluaran 27 Mezbah korban bakaran; pelataran Kemah Suci, minyak
                        untuk lampu.  
Keluaran 28 Piring mitra tersebut; Harun dan anak-anaknya dipisahkan
                        untuk imamat, Efod, Urim and Thummim. 
Keluaran 29  Janji Allah untuk tinggal di antara Israel, konsekrasi imam,
                        korban bakaran yang tetap.  
Keluaran 30 Mezbah dupa, uang tebusan jiwa, bejana brasen, minyak
                        urapan kudus Parfum 
Keluaran 31 Bezaleel dan Aholiab disebut untuk pekerjaan Kemah Suci,
                        dari hari Sabat; Musa menerima 2 batu 10 Perintah Tuhan.
Keluaran 32 Anak lembu emas, Musa meletakkan Tabut Perjanjian, para
                        penyembah berhala dibunuh; Musa berdoa untuk rakyatnya.
Keluaran 33 Tuhan menolak untuk pergi dengan Bani Israel, Dia berbicara
                        dengan Musa; Musa ingin untuk melihat kemuliaan-Nya.
Keluaran 34 Loh Batu 10 Perintah Tuhan diperbarui, nama TUHAN 
                        dinyatakan, wajah Musa bersinar.
Keluaran 35        Hari Sabath; hadiah untuk Kemah Suci, Bezaleel dan
                        Aholiab   
Keluaran 36 Sesaji yang disampaikan, tirai, penutup; Tabir 
Keluaran 37 The Ark of Covenent (Tabut Perjanjian 10 Perintah Tuhan), 
                        tutup dengan kerub, meja, tempat lilin, mezbah dupa,
                        pengurapan minyak dan dupa manis. 
Keluaran 38        Mezbah korban bakaran; bejana kuningan, timbangan.
Keluaran 39        Kain layanan dan pakaian kudus, efod, dada, jubah, kucing,
                        mitra, dll.
Keluaran 40 Tabernakel dipelihara dan diurapi, Harun dan anak-anaknya 
                        dikuduskan, awan menutupi Kemah Suci. 


Bukti dari Exodus Musa telah ditemukan




Bukti Yusuf dan Musa di Mesir, Musa melarikan diri dari Mesir ke Midian, kemudian kembali ke Mesir untuk membebaskan bani Israel. Dari Rameses ke Laut Merah, melintasi di lahan kering, Roda Kereta ditemukan, perkemahan di Arab Saudi, Gunung Sinai di Arab, altar, lingkaran tenda, gua Elia / Elijah dan penemuan selanjutnya membuktikan bahwa Exodus tidak hanya terjadi, tetapi terjadi di tanah yang tidak dihuni, bahkan sampai hari ini. Tidak banyak orang tinggal di daerah ini dan karena itu tetap dipertahankan bahkan sampai saat ini!

Musa melarikan diri ke Midian, di mana Midian ?  Alkitab memberitahu kita di mana Gunung Sinai : "... adalah gunung Sinai di tanah Arab ..." (Galatia 4:25). Peta Alkitab selalu mempertanyakan rute dari Exodus dan Gunung Sinai, tetapi dengan tidak ada bukti. Jika Anda melihat pada Peta 1 Anda dapat melihat di mana negara-negara di mana peta tua Midian itu, di Arab (Saudi).


Peta 1

Peta tua diatas yang menunjukkan di mana Midian berada, di Arab Saudi. Juga menunjukkan di mana Mesir tepat ditampilkan dalam warna hijau gelap. Lampu hijau juga tanah dijaga oleh Mesir. Dalam Alkitab dikatakan mereka meninggalkan Mesir pada hari yang sama, yang berarti Mesir tepat dalam hijau tua. Juga perhatikan lokasi yang salah dari Mt. Sinai itu TIDAK di Semenanjung Sinai, namun ke timur menyeberangi Laut Merah, di Arab Saudi (di mana dikatakan "Midian")

Route Exodus

Mereka meninggalkan Mesir pada hari yang sama, namun masih dalam wilayah kendali Mesir. Di sinilah Wyatt percaya bahwa mereka mengambil rute tengah melalui Semenanjung Sinai (Wilderness Laut Merah). Peta-peta tua menunjukkan penyeberangan Laut Merah berada di Suez, tetapi  Musa telah memimpin bani Israel di Teluk Suez, mereka akan tetap berada di wilayah yang dikuasai Mesir. Lihat Peta 1 untuk tempat berpatroli orang Mesir dan kekuasaan Mesir pada dinasti ke-18.


Perjalanan Dimulai


Kisah Keluaran / Exodus dimulai sejak Yusuf dijual sebagai budak oleh saudara-saudaranya. Dia menafsirkan mimpi untuk Firaun dan menjadi besar di Mesir. Mimpi itu menunjukkan tujuh tahun banyak panen diikuti oleh tujuh tahun kelaparan. Yusuf menyelamatkan orang dari kematian dengan rencananya untuk menyimpan padi selama tujuh tahun. Ayahnya Yakub, saudara-saudara Yusuf dan keluarga mereka datang dari Kanaan ke Mesir selama tujuh tahun kelaparan. Ketika Yakub meninggal tulang-tulangnya berada di Mesir, tetapi dengan janji Alloh untuk mengembalikan tulangnya ke Kanaan. Ketika mereka meninggalkan Mesir, mereka mendapati tulang-tulang Ya'kub dan mereka membawanya. (Yosua 24:32).

Dimulai dengan Yusuf di Mesir


Foto di atas: Kiri adalah batu yang ditemukan pada tahun 1890 oleh Charles Wilbour. Ia menemukan ini di pulau Sehel di Sungai Nil di Mesir, menceritakan kisah Imhotep. Lihat di sini untuk prasasti Sehel Stone. Foto ini adalah dalam domain publik penulis: markh pada wiki. - 3 foto berikutnya di sebelah kanan adalah Sakkara (Saqqara) Pyramid dan "Lumbung gandum Yusuf" ditemukan di sana. Lihat piramida ini di sini: 29 ° 52'9 .20 "N - 31 ° 12'59 .54" E - tetap foto ini berasal dari video Wyatt.

Menariknya ada penyelidikan bahwa Yusuf adalah Imhotep. Imhotep berarti "suara IM" (atau mulut IM) di Mesir kuno. Tidak ada catatan dari dewa di Mesir disebut "Im". Namun dalam catatan Alkitab kita tahu bahwa Allah itu ada yang namanya "I AM".

Penggalian dilakukan pada "Step Piramid" Djoser (atau Langkah Tomb) di Sakkara, digali fragmen patung Firaun Djoser. Bagian bawah patung, kaki dan dasar saja, itu tertulis nama-nama Djoser dan menggambarkan arsitek: "Imhotep, Kanselir Raja Mesir Hilir, Kepala dibawah Raja, Administrator dari Great Palace, herediter Tuhan, Imam Besar Heliopolis, Imhotep Builder, Pematung, Pencipta Vas Batu Vas".

Siapa lagi yang seperti Imhotep ? Mungkinkah Yusuf ? Lihat lebih banyak bukti: Apakah Yusuf dari Alkitab, arsitek Imhotep dari Dinasti Firaun Djoser itu ?

Musa Lahir di Mesir, Bur Musa (Moses Well / Musa yang Baik), Gua Jethro di Al-baed


Patung: Thutmoses II, Bayi Musa, foto kedua adalah Musa sebagai orang dewasa, lihat hidung.

Lihat daftar Firaun pada saat Musa:
Foto: (Kanan) Gua tetap Jetro (ayah mertua Musa). Bagian dalam yang masih asli, bersama dengan tulisan-tulisan yang ditemukan dari kehidupan Jetro dan keluarganya. (Kiri): Sebuah sumur penduduk setempat menyebut "Ber Musa" atau Musa dengan baik. Musa melarikan diri ke Midian (Al-Bad) dan tinggal dengan Jetro. Letak lokasi Sumur di sini ( berdasarkan google earth) : 28 ° 29'9 .47 "N - 35 ° 1'6 .97" E.

Yusuf dan generasi yang mati dan Allah ingat bani Israel yang melihat penindasan atas mereka. Seorang Firaun baru yang tidak tahu bahwa Yusuf akan menjadi orang besar dari bani Israel yang tumbuh di antara umat-Nya . Mereka adalah budak-budak dari Mesir yang membangun piramida dan banyak hal-hal besar. Ibu Musa begitu takut bahwa ia memiliki anak laki-laki yang baru lahir, kemudian ia masukkan di dalam keranjang perahu ke sungai. Beberapa orang dari suku Levi menyelamatkan anak mereka dengan menempatkan dia dalam keranjang di sungai. Putri Firaun menemukannya dan membawanya sendiri. Kita mengenalnya sebagai Musa. Akhirnya ibu Musa dipekerjakan untuk memberi makan sampai dia sudah cukup usia.

Musa adalah anak angkat dari putri Firaun. Dia adalah "Putra Mahkota" dan pewaris tahta Mesir. Dia memiliki banyak pelatihan, "Dan Musa belajar segala hikmat orang Mesir, dan perkasa dalam kata-kata dan perbuatan" ( Kisah Para Rasul 7:22). Setelah membunuh seorang Mesir, karena orang Mesir itu menyakiti seorang budak Israel, maka Musa melarikan diri ke Mesir, karena Firaun mencari dia. Musa melarikan diri ke Midian ( Arabia / Arab Saudi ) .

Dalam Midian, Musa mendapatkan istri ( putri Jetro ) dan memiliki dua putra. Bertahun-tahun kemudian saat penggembalaan, Tuhan berbicara kepadanya melalui semak yang terbakar pada usia 40 tahun. Musa diperintahkan untuk kembali ke Mesir dan memberitahu Firaun untuk "membiarkan umat-Ku pergi" , seperti yang telah dijanjikan Allah, Dia akan membebaskan bangsa Israel dari perbudakan .

Midian berada di tanah Arab, Jetro yang Midian tinggal di Al - Bad yang dapat Anda lihat di Peta 2 . Atau google earth : 28 ° 29'18 .92 " N - 34 ° 59'57 .15 " E. Banyak bukti telah ditemukan di sana dalam temuan baru yang Jetro dan Musa tinggal di sana.

Peta 2

Garis oranye adalah yang paling dekat dengan rute Ron, tetapi tidak tepat. Meninggalkan keluar beberapa pemberhentian dan Ron pergi rute sebaliknya sekitar untuk gunung Sinai dari Rafidim. (Lihat Peta 3 dan 4). Sumber tidak diketahui.

Peta 3

Peta 4


Kitab Bilangan / Numbers 01 - 12. Perjalanan Exodus dan perkemahan

01. Rameses (Goshen)
02. Sukot (Thaku)
03. Wilderness / Gurun Laut Merah (Sinai Peninsula)
04. Etam (Edge of the Wilderness)
05. Pihahiroth (Antara Migdol dan laut)
06. Laut Merah (Nuweiba - Teluk Aqaba)
07. Midian Land (Saudi Arabia)
08. Mara (Air Manis)
09. Elim (Pohon Palm  dan 12 sumur) 
10. Padang gurun Sinai / Dofka / Alus
11. Rafidim / Amalek Berjuang / Jetro membawa istri Musa
12. Gunung Sinai / Mendapat Sepuluh Perintah Tuhan

01. Rameses: Musa memimpin bani Israel keluar dari Mesir - Tanah Rameses (di Goshen) ke Sukot. Ini bukan di mana bagian-bagian Laut Merah, itu setelah melintasi padang gurun Laut Merah.


Seorang Firaun baru di Mesir, ketika Musa datang kembali dari Midian, Thutmoses 4 (Amenhotep 3). Allah mengutus banyak tanda-tanda, keajaiban dan Tulah / Plagues pada bangsa Mesir. Peristiwa terakhir adalah Paskah di mana malaikat maut datang dan membunuh anak pertama yang lahir dari semua orang yang tidak memiliki "darah anak domba yang dicat pada tiang pintu rumah mereka". Ketika anak sulung (First Born) Firaun sudah mati, Firaun akhirnya membiarkan bani Israel pergi. Ketika mereka meninggalkan Mesir, orang-orang Mesir sedang menguburkan orang-orang sulung yang mati dari mereka. Bani Israel berangkat dengan keluarga mereka, ternak dan mereka membawa emas, perak, perhiasan dan pakaian dari Mesir .

Sukot juga disebut : Tharu, T'aru, dan Takut. Sebuah kutipan dari "Kehidupan di Mesir Kuno " oleh Adolf Erman (28, 537) : "Tanah genting Suez adalah dari konsekuensi terbesar juga dari sudut pandang militer - itu pasti diperkaya di masa yang sangat awal. Mungkin di sini berdiri benteng T'aru, sering disebut sebagai titik awal untuk ekspedisi ke Suriah ... "

Pada titik di mana orang akan meninggalkan Mesir pada waktu yang tepat dan masuk ke padang gurun Sinai, ada benteng dan jembatan. Prasasti memberitahu kita bahwa benteng ini disebut "Tharu".

T'aru ( Sukot ) dikenal sebagai titik awal untuk ekspedisi militer, yang Musa kenal ini dari pelatihannya di Mesir. Dari Rameses mereka berkumpul di Sukot ke dalam sistem ranking terorganisir. Musa tahu bagaimana membentuk sebuah kelompok dalam formasi dikelola dalam persiapan untuk menyeberangi padang pasir.

2 - 4. Dari Succoth / Sukot ke Etam, Melalui Wilderness Laut Merah



Musa dan orang-orang Israel berkumpul di Sukot (dari tanah Gosyen) dan berangkat 3 hari perjalanan mereka untuk beribadah di padang gurun. Militer Mesir telah memantau dari menara di seluruh negeri dan mereka mengirim pesan, memberitahu Firaun bahwa bani Israel memang melarikan diri dan tidak akan kembali.

Mereka meninggalkan Sukot dan masuk ke padang gurun Laut Merah. "Tapi Tuhan memimpin orang-orang Israel, melalui jalan padang gurun laut merah ... " (Exodus 13:18). Padang gurun Laut Merah berada dalam setengah bagian selatan dari Semenanjung Sinai. "Dan mereka mengambil perjalanan mereka dari Sukot dan berkemah di Etam, di tepi padang gurun." (Exodus 13:20). Etam berada di "tepi padang gurun."

Tuhan memimpin mereka dengan tiang / pilar awan pada siang hari dan tiang  / pilar api pada malam hari. Mereka melakukan perjalanan siang dan malam sampai mereka berkemah di Etam. Mereka membawa cukup air untuk melalui waktu ini, dan cukup roti tidak beragi selama tujuh hari. Mereka berkemah di Etam, sebelum mereka beranjak pergi ke kemah berikutnya yang akan menjadi "Pihahiroth" ( dan di antara Migdol dan laut ) .

Bangsa Israel diperintahkan untuk hanya menggunakan roti tak beragi selama tujuh hari, yang menunjukkan bahwa mereka akan bepergian lebih cepat tanpa waktu ke kamp selama tujuh hari. "Tujuh hari engkau akan makan roti tak beragi , dan pada hari yang ketujuh akan menjadi hari raya bagi TUHAN. Dan engkau akan memberitakan anakmu di hari itu, mengatakan, ini dilakukan karena mengingat apa yang dibuat TUHAN kepadaku pada saya ketika saya datang sebagainya keluar dari Mesir. " ( Exodus / Keluaran 13 : 6,8 )

Dengan mengikuti jejak yang Ron Wyatt diyakini menjadi bukti nyata Exodus, diperkirakan 167 kilometer dari Sukot ke Pantai Nuweiba. Mereka berkemah di Etam, lalu pergi ke selatan menuju Pihahiroth (yang Ron percaya adalah Nuweiba) Lebih rinci taksiran perjalanan melintasi Sinai : Red Sea Crossing Truth.

4 - 5. Etam ke Pihahiroth (Pantai Nuweiba), Etam (Thamad), pergi Selatan, melalui Wadi dan mencapai Laut Merah.


"Dan mereka mengambil perjalanan mereka dari Sukot dan berkemah di Etam, di tepi padang gurun." (Keluaran 13:20 KJV)

Etam membungkus di sekitar ujung utara Teluk Aqaba (Laut Merah). Dari Etam (Thamad) mereka berbelok ke selatan dan berkemah sebelum Pi-Hahirot, antara Migdol (menara) dan laut. Nama Nuweiba adalah singkatan Nuwayba 'al Muzayyinah yang berarti "Terbukanya Air oleh Musa".

Mereka terjerat dalam tanah karena sempit Wadi Watir yang mengarah ke Nuweiba (Teluk Aqaba). Tentara Mesir datang di belakang mereka dan Laut Merah dihadapan mereka. Mereka terhenti di pegunungan, terjerat Pantai Nuweiba.

6. Nuweiba: Pihahiroh, Antara Migdol dan Laut



Di ujung utara dari daerah pantai Nuweiba, ada sisa-sisa benteng Mesir kuno ( sekarang menjadi redone ), sehingga bani Israel mungkin berbelok ke selatan untuk menghindarinya. Ron percaya ini adalah Pihahiroth. Ketika mereka berada di antara Migdol ( menara pengawas ) dan laut, Migdol bisa berupa pegunungan di barat, membuat penghalang, melampirkan mereka di pantai - atau mungkin telah mengawasi menara cenderung diposisikan di atas salah satu pegunungan untuk menyaksikan kapal yang datang ke Teluk Aqaba. Hal ini didokumentasikan, mereka berkelebat pesan dari menara-menara pengawas untuk melihat melalui Semenanjung Sinai, menggunakan sinar matahari dipantulkan oleh hari dan api pada malam hari. Ini mungkin bagaimana Firaun tahu di mana Musa dan orang-orang pergi. 

Di Arab Saudi, di seberang dari mana mereka masuk laut, struktur kuno lain. Semua sendirian di pantai, mungkin telah menjadi benteng Midian, mungkin didedikasikan untuk Baal, Ron percaya ini adalah Baalzephon. 

Pilar diseberang Laut Merah, Nuweiba (di wilayah Mesir) / di seberang Saudi Arabia


Sekitar 3.000 tahun yang lalu seseorang memasang pilar di tempat ini menandai tempat penyeberangan. Itu pilar Raja Sulaiman, ia sangat menyadari situs dan mengatakan ia dalam Alkitab di sini: "Pada waktu itu akan ada mezbah bagi TUHAN di tengah-tengah tanah Mesir dan tugu peringatan bagi TUHAN dekat perbatasannya." (Yesaya 19:19). Anda dapat melihat bayangan di Sisi Mesir disini: 28 ° 58'11 .58 "N - 34 ° 38'32 .86" E Pilar di sisi Saudi telah dihapus setelah Ron Wyatt menunjukkan otoritas dimana tempat itu berada. Ada tempat penanda ada diatur dalam beton. Ada tulisan di pilar itu yang mengatakan: Firaun, Misraim (Mesir), Musa, kematian, air, Yahweh, Solomon, Edom

Untuk lebih banyak bukti lihat: Red Sea Crossing Discovered. Artefak & Bukti.
(Foto: Kevin Fisher) Informasi ini dari : www.arkdiscovery.com

Bukti-bukti di Laut Merah => http://www.youtube.com/watch?v=CXf2IDS-9g0


Roda dan As kereta. Tuhan menyebabkan tentara Firaun untuk datang, mereka bingung dan kemudian menutupi semua tentara Firaun dengan air. Lebih dari 600 kereta, roda, peralatan militer, senjata, kuda dan laki-laki tenggelam. Coral telah tumbuh pada benda-benda ini, sehingga mereka tetap dipertahankan. Kayu terurai, tetapi sebagai karang tumbuh bentuknya tetap sama. Daerah ini memiliki bintik-bintik yang tersebar karang, roda kereta diawetkan, tulang, kuku kuda, kotak kereta - di kedua sisi perbatasan.

Untuk lebih banyak bukti lihat: Red Sea Crossing Discovered. Artifacts & Evidence.

Roda Kereta Emas


Ini roda kereta emas ditemukan di persimpangan di Nuweiba. Itu berlapis emas 4 spoked, begitu rapuh karena kayu telah terlepas. Karang tidak akan tumbuh pada emas dan karena emas itu sendiri roda ini terawetkan. Untuk lebih banyak bukti lihat: Red Sea Crossing Discovered. Artifacts & Evidence.

7-8. Midian / Midyan (di Saudi Arabia): Laut Merah ke Elim, berdasarkan Peta Ron Wyatt


Dari Laut Merah mereka melakukan perjalanan selatan selama tiga hari ke padang gurun Syur (Etam). Dengan tidak ada air selama 3 hari, mereka menemukan air di Mara. Perairan ini adalah pahit dan Musa membuat manis dengan pohon. Kemudian mereka datang ke Elim yang memiliki 12 mata air dan 70 pohon palem dan berkemah di sana. (berdasarkan Peta Ron Wyatt).


9. "... meninggalkan Elim dan berkemah di tepi Laut Merah" (Kitab Bilangan 33:10), berdasarkan Peta Ron Wyatt


Dari berkemah di tepi Laut Teberau, Ron percaya bahwa mereka mengambil rute karena orang Amalek sengit (keturunan Esau cucu, Amalek) selatan. Jika mereka telah mengambil wadi utama lurus ke Rafidim, mereka akan keluar dalam tampilan polos dan rentan di semua sisi. Mereka isi ulang air mereka di Elim sebelum meninggalkannya. Bangsa Israel tidak pergi ke Al-Bad saat ini, karena Jetro kemudian dibawa Musa seorang istri dan anak-anak kepada Musa setelah mereka berada di Rafidim.

Elim: "... 12 mata air dan 70 pohon kelapa ...", berdasarkan Peta Ron Wyatt


Dalam foto di atas Anda dapat melihat banyak pohon-pohon palem di google earth di sini: 28 ° 34'12 .00 "N - 34 ° 50'8 .10" E - Dua foto bawah adalah sumur yang sebenarnya sendiri di sini di lokasi ini.

9 - 11. Laut Merah ke Rafidim (Split Rock), berdasarkan Ron Wyatt Peta (Dofka dan Alus di antara beberapa pemberhentian)

Peta 4

Merah  : Laut Merah ke Elim (Termasuk Marah)
Teal    : Perkemahan Elim dan perkemahan di tepi Laut Merah
Hijau   : Elim ke Dofka
Pink     : Dofka ke Alus
Kuning : Alus ke Rafidim (dekat Gunung Horeb)
Biru     : Rafidim ke perkemahan Gunung Sinai.

Ini adalah versi peta Ron berdasarkan deskripsinya. (Hal ini sangat dekat, tapi mungkin tidak sempurna. Tidak bisa yakin di mana Dofka dan Alus) Lihat Peta 4 untuk peta Ron.

"Dan mereka bergerak dari Laut Merah, lalu berkemah di padang gurun Sinai". (Numbers 33:11, Exodus 16:01).

Mereka pergi melalui wadi bawah Elim. Itu sisi selatan pegunungan yang memanjang dari barat ke timur (lihat garis hijau ) Ini seharusnya melindungi mereka ke utara oleh 2 pegunungan panjang memenuhi wadi di setiap sisi. Salah satu gunung dari Wadi Afal ke Laut Merah dan yang lainnya adalah rentang Jabal al-Lawz dari Wadi Afal ke Gunung Sinai. Mereka lebih aman dari menyerang pasukan. Mereka menuju timur dan datang ke wadi selatan / utara disebut Wadi Afal.

Dalam Bilangan 33 Musa menulis semua perjalanan mereka. Mereka berkemah di Dofka dan Alus sebelum mencapai Rafidim. Tidak ada petunjuk untuk lokasi tersebut kecuali arti dari kata-kata. Dofka berarti "mengemudi sapi" yang tahun sebelumnya, Musa memiliki ternak di Wadi Afal ini. Yang ia akan memimpin umatnya dari ( hari ini ) Al - Bad, rumah Jetro ke gunung Sinai di mana ia mendengar Tuhan berbicara dalam semak yang terbakar. Alus ( Aluwsh aw-loosh ) berarti "tempat di padang pasir ".

( ~ Semua informasi ini secara lebih rinci dari account Ron Wyatt sendiri di berbagai website).

Ron Wyatt menemukan peta lain! Peta 5 ini adalah dari video Jim dan Penny Caldwell. Lihat Peta 5 untuk jalur perjalanan yang berbeda setelah melintasi Laut Merah untuk Rafidim di Saudi. Penny Caldwell menulis "gunung Tuhan".

Peta 5


11. Dari Rafidim ke Gunung Sinai


Ini gambar 5 batu split tinggi terletak di sisi barat dari Jebel el Lawz. Diidentifikasi sebagai Batu di Horeb, batu yang sama di Rafidim bahwa air mengalir dari batu ini. Google Earth: 28 ° 43'25 .72 "N - 35 ° 14'18 .97" E. Gunung Horeb dekat Gunung Sinai.

Di Rafidim mereka mengeluhkan kurangnya air. Di sinilah Musa memukul bukit batu itu 2 kali, dekat Gunung Horeb dan memperoleh curahan air (Keluaran 17:1-7; 19:2). Musa menamai tempat "Meribah," atau perselisihan. Ada juga bentrokan dengan Badui Amelekites. Harun dan Hur didukung tangan Musa dalam doa, sementara Joshua mengamankan kemenangan besar (Yosua 17:8-16).

(Foto di tengah: Aaron Sen wyattarchaeology.com)



Anda juga dapat melihat lebih rinci di sini Gunung Sinai yang sebenarnya telah Ditemukan! Anda akan melihat Altar Pengorbanan, Altar Sapi Emas, Gua Elijah , Garda Pagar Saudi, Lingkaran Tenda dan lebih banyak bukti! - Ini terlihat pada Google Earth pada: 28,5851 ° Lintang - 35,3534 ° Bujur.

Altar Sapi Emas


Gunung Tuhan - Jim & Penny Caldwell Wawancara [2009]



Siapakah Musa ?

Ron Wyatt percaya Thutmoses 1 menjadi Amenhotep 1 ketika ia pergi dari penguasa wilayah kepada kaisar. Oleh karena itu, 2 nama ini adalah orang yang sama.

- Thutmoses 1 / Amenhotep 1 = Firaun saat Musa lahir
- NEFURE / Hatshepsut = "putri Firaun"
- Senmut = Musa
- Hatshepsut XNEM AMEN = Musa
- Thutmoses 2 = Musa
- Thutmoses 3 / Amenhotep 2 = Firaun ketika Musa melarikan diri ke Midian
- Thutmoses 4 / Amenhotep 3 = Firaun saat Musa melakukan Eksodus
- Tutankhamen = anak pertama Firaun
_______


1706 SM - 130 Jacob thn ketika datang ke Mesir untuk hidup (Kejadian 47:9) 
**Klik link di atas dan membaca catatan Ron di bawah 1.876 pada 430 thn

1635 SM - Yusuf meninggal pada usia 110 thn
1526 SM - Musa lahir
1486 SM - Musa lari dari Mesir ke Midian pada usia 40 thn
1446 SM - Exodus Musa adalah pada usia 80 thn (Exodus 07:07)
1406 SM - Musa meninggal pada usia 120 thn (Deutronomy. 34:7)

Saya (pemilik blogging ini) lebih percaya Old Testament dibandingkan New Testament, karena di New Testament tidak ada disebut nama Isma'il, dan saya tahu persis apa maksud dan tujuan dari tidak disebutkannya nama Isma'il itu, karena New Testament ingin menghapus garis keturunan Isma'il, yang akan berujung kepada pengingkaran kedatangan Nabi yang terakhir yaitu Nabi Muhammad SAW (Peace be Upon Him).


Old Testament Timeline


Before TimeIn the Beginning was the WordJohn 1
Before 4000 BCThe CreationGenesis 1
Before 4000 BCThe Garden of EdenGenesis 2
Before 4000 BCThe Fall of ManGenesis 3
Before 3000 BCCain kills AbelGenesis 4
Before 3000 BCFrom Adam to NoahGenesis 5
Before 2500 BCWickedness Provokes God's wrathGenesis 6
Before 2500 BCThe Great FloodGenesis 7
Before 2500 BCThe Flood SubsidesGenesis 8
Before 2500 BCCovenant of the RainbowGenesis 9
Before 2500 BCShem, Ham and JaphethGenesis 10
Before 2100 BCJob's Suffering and FaithJob 1 - 42
Before 2100 BCThe Tower of BabelGenesis 11
2091 BCGod Sends Abram to EgyptGenesis 12
2090 BCThe Famine in CanaanGenesis 12:10
2085 BCAbram and Lot Part WaysGenesis 13
2085 BCAbram Promised Many DescendantsGenesis 13:14
2084 BCAbram Rescues LotGenesis 14
2081 BCGod's Covenant with AbramGenesis 15
2081 BCSarai and HagarGenesis 16
2080 BCIshmael Born *Genesis 16:15
2067 BCThe Covenant of CircumcisionGenesis 17
2067 BCGod Promises the Birth of IsaacGenesis 18
2067 BCThe Destruction of SodomGenesis 19
2067 BCAbraham, Sarah and AbimelechGenesis 20
2066 BCIsaac Born **Genesis 21
2064 BCHagar and Ishmael Sent AwayGenesis 21:8
2057 BCThe Treaty at BeershebaGenesis 21:22
2054 BCThe Offering of IsaacGenesis 22
2030 BCDeath and Burial of SarahGenesis 23
2026 BCIsaac Marries RebekahGenesis 24
2006 BCBirth of Jacob and EsauGenesis 25
1991 BCDeath of AbrahamGenesis 25:5
1978 BCEsau sells his birthrightGenesis 25:29
1977 BCIsaac and AbimelechGenesis 26
1929 BCJacob Gets Isaac's BlessingGenesis 27
1928 BCJacob Flees to LabanGenesis 28
1928 BCJacob's vision of a ladderGenesis 28:10
1928 BCJacob Serves LabanGenesis 29
1921 BCJacob Marries RachelGenesis 29:28
1921 BCJacob and His SonsGenesis 30
1916 BCRachel Bears JosephGenesis 30:22
1908 BCJacob Leaves for CanaanGenesis 31
1906 BCJacob Wrestles with GodGenesis 32
1906 BCJacob Meets EsauGenesis 33
1906 BCJacob Settles in ShechemGenesis 33:18
1906 BCShechem Defiles DinahGenesis 34
1906 BCJacob Returns to BethelGenesis 35
1906 BCJacob Named IsraelGenesis 35:10
1906 BCDescendants of EsauGenesis 36
1903 BCRachel DiesGenesis 35:18
1898 BCJoseph's Dreams and BetrayalGenesis 37
1898 BCJoseph Sold into SlaveryGenesis 37:25
1898 BCTamar deceives JudahGenesis 38
1898 BCJoseph Prospers Under PotipharGenesis 39
1889 BCPotiphar's Wife Accuses JosephGenesis 39:7
1889 BCJoseph ImprisonedGenesis 39:20
1887 BCThe Cupbearer and the Baker's DreamsGenesis 40
1886 BCJoseph Interprets Pharaoh's DreamsGenesis 41
1886 BCJoseph Put in ChargeGenesis 41:33
1886 BCSeven Years of Plenty BeginGenesis 41:47
1875 BCFamine BeginsGenesis 41:53
1875 BCJoseph's Brothers Sent to EgyptGenesis 42
1875 BCSimeon Detained by JosephGenesis 42:24
1875 BCThe Return with BenjaminGenesis 43
1875 BCBenjamin and the Silver CupGenesis 44
1875 BCJoseph Reveals His IdentityGenesis 45
1875 BCJoseph Sends for JacobGenesis 45:9
1875 BCJacob and Family to EgyptGenesis 46
1875 BCJacob to GoshenGenesis 47
1859 BCJacob's IllnessGenesis 48
1859 BCJacob's Blessing and DeathGenesis 49
1859 BCThe Burial of JacobGenesis 50
1806 BCThe Death of JosephGenesis 50:26
1800 BCJacob's Family Stays in EgyptExodus 1
1700 BCIsraelites Multiply in EgyptExodus 1:6
1600 BCIsraelites Oppressed by New KingExodus 1:8
1539 BCPharaoh's Order to Kill FirstbornExodus 1:22
1525 BCThe Birth and Adoption of MosesExodus 2
1486 BCMoses Flees into MidianExodus 2:11
1446 BCIsraelites Groan in SlaveryExodus 2:23
1446 BCMoses Sent to Deliver IsraelExodus 3 - 6
1446 BCThe Ten Plagues on EgyptExodus 7 - 12
1446 BCThe Exodus BeginsExodus 13 - 18
1446 BCThe Isreaelites At Mount SinaiExodus 19
1446 BCMoses Receives the CommandmentsExodus 20
1446 BCMoses Receives the LawExodus 21 - 24
1446 BCPreparations for the TabernacleExodus 25 - 31
1446 BCThe Golden Calf and Moses' AngerExodus 32
1446 BCThe Journey ResumesExodus 33 - 39
1445 BCThe Tabernacle is Erected and FilledExodus 40
1445 BCLaws for Sacrifices and OfferingsLeviticus 1 - 7
1445 BCAaron and His Sons ConsecratedLeviticus 8, 9
1445 BCThe Sin of Nadab and AbihuLeviticus 10
1445 BCLaws of PurityLeviticus 11 - 19
1445 BCPunishments and RegulationsLeviticus 20 - 22
1445 BCFeasts and JubileeLeviticus 23
1445 BCCensus, Tribes, DutiesNumbers 1 - 6
1445 BCTabernacle DedicationNumbers 7 - 10
1445 BCThe People ComplainNumbers 11, 12
1445 BCThe Twelve SpiesNumbers 13
1445 BCPeople Murmur at the Spies' ReportNumbers 14, 15
1426 BCKorah's RebellionNumbers 16
1426 BCAaron's Staff BudsNumbers 17
1426 BCPriests, Red Heifer, CleansingNumbers 18, 19
1407 BCWater from the Rock at MeribahNumbers 20
1407 BCAaron's DeathNumbers 20:22
1407 BCThe Bronze SnakeNumbers 21
1407 BCBalaam and the AngelNumbers 22 - 25
1407 BCThe Second CensusNumbers 26
1407 BCThe Daughters of ZelophehadNumbers 27
1407 BCJoshua Chosen to Succeed MosesNumbers 27:18
1407 BCSpecial sacrifices and holy daysNumbers 28, 29
1407 BCVows of womenNumbers 30
1407 BCConquest of MidianNumbers 31
1407 BCDivision of TransjordanNumbers 32
1407 BCSummary of Israel's JourneyNumbers 33
1407 BCApportionment of CanaanNumbers 34
1407 BCBorders and Cities of RefugeNumbers 35
1407 BCZelophehad's Daughters MarryNumbers 36
1407 BCPsalm of MosesPsalm 90
1407 BCMoses' Summary of Israel's HistoryDeuteronomy 1 - 4
1406 BCRecapitulation of the LawDeuteronomy 4:44 - 31
1406 BCThe Song of MosesDeuteronomy 32
1406 BCMoses Blesses the Twelve TribesDeuteronomy 32:48
1406 BCBlessings of MosesDeuteronomy 33
1406 BCThe Death of MosesDeuteronomy 34
1406 BCGod Commissions JoshuaJoshua 1
1406 BCRahab Welcomes the SpiesJoshua 2
1406 BCThe Israelites Cross the JordanJoshua 3 - 5
1406 BCConquer of Jericho and AiJoshua 6 - 8
1405 BCKings Join against IsraelJoshua 9
1405 BCThe Sun Stands StillJoshua 10
1405 BCNorthern Palestine DefeatedJoshua 11, 12
1399 BCLand allotted among the TribesJoshua 13 - 22
1375 BCJoshua's Farewell AddressJoshua 23, 24
1375 BCMicah's IdolatryJudges 17
1375 BCDanites Settle in Laish, Take Micah's IdolsJudges 18
1375 BCA Levite's Concubine DegradedJudges 19
1375 BCIsraelites Defeat the BenjamitesJudges 20
1375 BCWives for the BenjamitesJudges 21
1374 BCIsraelites Capture Jerusalem, HebronJudges 1
1374 BCIsrael Rebuked and DefeatedJudges 2
1374 BCIsrael's idolatry and Servitude; OthnielJudges 3
1334 BCEglonJudges 3:12
1316 BCEhudJudges 3:15
1235 BCDeborah and BarakJudges 4
1235 BCThe Song of Deborah and BarakJudges 5
1169 BCGideon and the MidianitesJudges 6 - 8
1140 BCNaomi, Ruth and BoazRuth 1 - 4
1129 BCAbimelech Conspires to Become KingJudges 9
1126 BCPlot against AbimelechJudges 9:22
1126 BCAbimelech is SlainJudges 9:50
1118 BCTola, JairJudges 10
1100 BCBirth of Samuel1 Samuel 1
1100 BCHannah's Song1 Samuel 2
1097 BCJephthah's Covenant with the GileaditesJudges 11
1090 BCJephthah, Ephraim, Ibzan, Elon, AbdonJudges 12
1090 BCIsrael Oppressed by the PhilistinesJudges 13
1075 BCSamson's Marriage and RiddleJudges 14
1075 BCSamson Burns the Philistine CropsJudges 15
1075 BCSamson and DelilahJudges 16
1070 BCBattle of Shiloh1 Samuel 3
1070 BCPhilistines Take the Ark1 Samuel 4, 5
1070 BCPhilistines Return the Ark to Israel1 Samuel 6
1070 BCArk brought to Abinadab's House1 Samuel 7
1050 BCIsraelites Repent at Mizpeh1 Samuel 7:3
1043 BCSaul Becomes King1 Samuel 8 - 10
1042 BCSaul Defeats the Ammonites1 Samuel 11, 12
1041 BCSaul's War with the Philistines1 Samuel 13
1041 BCJonathan's Miraculous Victory1 Samuel 14
1028 BCSaul's Disobedience and Samuel's Rebuke1 Samuel 15
1024 BCSamuel Anoints David at Bethlehem1 Samuel 16
1024 BCDavid Kills Goliath1 Samuel 17
1015 BCJonathan's Friendship with David1 Samuel 18
1014 BCDavid Protected from Saul1 Samuel 19
1013 BCDavid and Jonathan's Covenant1 Samuel 20
1013 BCDavid's Psalm of Deliverance (1Sa 20)Psalm 59
1012 BCDavid at Nob and Gath1 Samuel 21
1012 BCDavid's Psalm Fleeing Saul (1Sa 21)Psalm 52
1012 BCDavid's Psalm Before Ahimelech (1Sa 21)Psalm 34
1011 BCDavid's Psalm at Gath (1Sa 21)Psalm 56
1011 BCSaul Slays the Priests of Nob1 Samuel 22
1011 BCDavid's Psalms in the Cave (1Sa 22)Psalms 57, 142
1011 BCDavid Flees Saul1 Samuel 23
1011 BCDavid's Psalm at Keilah (1Sa 23)Psalm 54
1011 BCDavid Spares Saul's Life1 Samuel 24
1011 BCSamuel Dies1 Samuel 25
1011 BCDavid Spares Saul a Second Time1 Samuel 26
1010 BCDavid Flees to the Philistines1 Samuel 27
1010 BCSaul and the Witch of Endor1 Samuel 28
1010 BCAchish Sends David Away1 Samuel 29
1010 BCDavid Destroys the Amalekites1 Samuel 30
1010 BCSaul and His Sons Killed1 Samuel 31
1010 BCDavid Mourns for Saul and Jonathan2 Samuel 1
1010 BCDavid Made King over Judah2 Samuel 2
1008 BCCivil War Between Abner and Joab2 Samuel 2:12
1006 BCHouse of David Strengthened2 Samuel 3
1005 BCJoab murders Abner2 Samuel 3:22
1004 BCThe Murder of Ish-bosheth2 Samuel 4
1003 BCGenealogies of the Israelites1 Chronicles 1 - 9
1003 BCSaul's Overthrow and Defeat1 Chronicles 10
1003 BCDavid Reigns over All Israel2 Samuel 5,
1 Chronicles 11
1002 BCDavid's Army Grows1 Chronicles 12
1000 BCDavid fetches the ark1 Chronicles 13
1000 BCDavid's Family Grows1 Chronicles 14
1000 BCThe Ark is Brought to Jerusalem2 Samuel 6,
1 Chronicles 15
1000 BCDavid Plans a Temple2 Samuel 7
998 BCDavid Defeats the Philistines2 Samuel 8
998 BCDavid's Psalm of Victory (2Sa 8)Psalm 60
998 BCDavid's Psalm of ZionPsalm 15
998 BCDavid's Psalm of Glory to GodPsalm 24
998 BCDavid's festival sacrifice1 Chronicles 16
998 BCPsalms of Praise (1Ch 16)Psalms 96, 105, 106
997 BCDavid Purposes to build a Temple1 Chronicles 17
996 BCDavid Strengthens His Kingdom1 Chronicles 18
995 BCDavid and Mephibosheth2 Samuel 9
995 BCDavid Defeats Ammon and Aram2 Samuel 10,
1 Chronicles 19
995 BCThe Capture of Rabbah1 Chronicles 20
993 BCDavid and Bathsheba2 Samuel 11
991 BCNathan Rebukes David2 Samuel 12
991 BCDavid's Psalm of Repentance (2Sa 12)Psalm 51
990 BCSolomon is Born2 Samuel 12:24
990 BCAmnon and Tamar2 Samuel 13
990 BCAmnom Killed by Absalom2 Samuel 13:23
988 BCThe Widow of Tekoa2 Samuel 14
980 BCAbsalom Recalled2 Samuel 14:21
979 BCPsalms of DavidPsalms 2 - 145 (Assorted)
979 BCPsalms of KorahPsalms 42 - 44, 84, 85, 87, 88
979 BCPsalms of AsaphPsalm 50, 73, 75 - 78, 80 - 83, 89
979 BCPsalms of Unknown AuthorsPsalms 1 - 150 (Assorted)
979 BCDavid Forces a Census1 Chronicles 21
979 BCPreparation for building the Temple1 Chronicles 22
979 BCPreparation of Priesthood1 Chronicles 23
979 BCDivisions of Levites1 Chronicles 24
979 BCPreparation of sanctuary singers1 Chronicles 25
979 BCPreparation of gatekeepers, treasurers1 Chronicles 26
979 BCPreparation of government1 Chronicles 27
976 BCAbsalom's Conspiracy2 Samuel 15
976 BCDavid Flees Jerusalem2 Samuel 15:13
972 BCDavid and Ziba, Shimei2 Samuel 16
972 BCShimei Curses David2 Samuel 16:5
972 BCDavid's Psalm of Thirst for God (2Sa 16)Psalm 63
972 BCHushai's Warning Saves David2 Samuel 17
972 BCDavid Psalms of Deliverance (2Sa 17)Psalms 41, 55
972 BCAbsalom Slain by Joab2 Samuel 18
972 BCJoab Comforts David2 Samuel 19
972 BCSheba Rebels Against David2 Samuel 20
970 BCThe Gibeonites Avenged2 Samuel 21
970 BCDavid's Song of Deliverance2 Samuel 22
970 BCDavid's Last Song2 Samuel 23
970 BCDavid's Psalm of Steadfastness (2Sa 23)Psalm 108
970 BCDavid Counts the Fighting Men2 Samuel 24
970 BCDavid's last days1 Chronicles 28, 29,
1 Kings 1, 2
970 BCDavid's Psalm of Salvation (1Ki 2)Psalm 37
967 BCPsalm for Solomon (2Ch 1)Psalm 72
967 BCSolomon Asks for Wisdom2 Chronicles 1,
1 Kings 3
967 BCPsalm of Korah (1Ki 3)Psalm 45
967 BCSolomon's Wisdom1 Kings 4
967 BCSolomon's Preparations for the Temple1 Kings 5
966 BCThe Building of Solomon's Temple1 Kings 6
966 BCThe Building of Solomon's Palace1 Kings 7
966 BCThe Ark Brought to the Temple1 Kings 8
966 BCGod's covenant with Solomon1 Kings 9
966 BCSolomon Prepares for a Temple and Palace2 Chronicles 2
966 BCSolomon Builds the Temple in Jerusalem2 Chronicles 3
966 BCTemple Furnishings2 Chronicles 4
959 BCArk Brought into the Temple2 Chronicles 5
959 BCSolomon's Prayer of Temple Dedication2 Chronicles 6
959 BCGod's Glory in the Temple2 Chronicles 7
959 BCPsalms of Solomon (2Ch 7)Psalms 135, 136
959 BCSolomon's buildings2 Chronicles 8
950 BCSolomon Psalm of BlessingPsalm 127
950 BCThe Proverbs of SolomonProverbs 1 - 29
950 BCThe Words of AgurProverbs 30
950 BCKing Lemuel's ProverbProverbs 31
950 BCSolomon's Song of SongsSongs 1 - 8
946 BCMutual Presents of Solomon and Hiran1 Kings 9:10
946 BCThe Queen of Sheba Visits Solomon1 Kings 10,
2 Chronicles 9
939 BCSolomon's Wives and Idolatry1 Kings 11
937 BCEcclesiastes Words of the PreacherEcclesiastes 1 - 12
931 BCSolomon's Death1 Kings 11:40
931 BCThe Kingdom is Divided1 Kings 12, 13
930 BCIsraelites Rebel against Rehoboam2 Chronicles 10
930 BCRehoboam's Reign over Judah2 Chronicles 11
927 BCRehoboam's sin2 Chronicles 12
925 BCAhijah's Prophecies against Jeroboam1 Kings 14
913 BCRehoboam's Wicked Reign1 Kings 14:21
913 BCAbijam's wicked reign1 Kings 15
913 BCCivil War against Jeroboam2 Chronicles 13
913 BCAsa Destroys Idolatry2 Chronicles 14
909 BCJehu's prophecy against Baasha1 Kings 16
895 BCAsa's Reforms2 Chronicles 15
894 BCHanani's rebuke2 Chronicles 16
886 BCElah, Zimri, Omri1 Kings 16:5
874 BCAhab's wicked reign1 Kings 16:27
869 BCJehoshaphat Succeeds Asa2 Chronicles 17
863 BCElijah Prays for Drought1 Kings 17
863 BCElijah Fed by Ravens1 Kings 17:3
863 BCThe Widow at Zarephath1 Kings 17:7
863 BCElijah on Mount Carmel1 Kings 18
858 BCElijah Flees Jezebel1 Kings 19
858 BCElisha Called1 Kings 19:19
857 BCBen-Hadad Attacks Samaria1 Kings 20
857 BCAhab Defeats Ben-Hadad1 Kings 20:14
855 BCAhab Takes Naboth's Vineyard1 Kings 21
853 BCIsrael and Judah against Syria1 Kings 22
853 BCThe Vision of ObadiahObadiah 1
853 BCJehoshaphat Allies with Ahab2 Chronicles 18
853 BCJehosaphat's deeds2 Chronicles 19
853 BCWar with Ammon and Moab2 Chronicles 20
852 BCJehoram's Wicked Reign in Judah2 Chronicles 21
852 BCMoab Rebels2 Kings 1
851 BCElijah Taken up to Heaven2 Kings 2
851 BCElisha Succeeds Elijah2 Kings 2:12
850 BCJehoram Meets Moab Rebellion2 Kings 3
849 BCThe Widow's Oil2 Kings 4
849 BCElisha Raises The Shunammite boy2 Kings 4:8
849 BCThe Healing of Naaman2 Kings 5
848 BCElisha Floats an Axhead2 Kings 6
848 BCElisha Promises Plenty in Samaria2 Kings 7
847 BCThe Shunammite's Land2 Kings 8
841 BCJehu Reigns in Israel2 Kings 9
841 BCJehu Kills Joram2 Kings 9:11
841 BCAhab's Family Killed2 Kings 10
841 BCBaal Worshipers killed2 Kings 10:18
841 BCJoash escapes Athaliah2 Kings 11
841 BCAhaziah Succeeds Jehoram in Judah2 Chronicles 22
841 BCJehoiada Makes Joash King2 Chronicles 23
835 BCJoash Reigns Well2 Chronicles 24,
2 Kings 12
835 BCThe Word of the LORD to JoelJoel 1 - 3
812 BCJoash Orders Temple repairs2 Kings 12:6
812 BCJehoahaz's wicked reign2 Kings 13
796 BCAmaziah's good reign2 Kings 14,
2 Chronicles 25
790 BCAzariah's good reign2 Kings 15
790 BCUzziah Reigns in Judah2 Chronicles 26
766 BCThe Words of AmosAmos 1 - 9
760 BCJonah Sent to NinevehJonah 1 - 4
753 BCHosea's PropheciesHosea 1 - 14
750 BCJotham Succeeds Uzziah2 Chronicles 27
742 BCWicked Reign of Ahaz2 Chronicles 28,
2 Kings 16
739 BCIsaiah Complains of Zion's CorruptionIsaiah 1 - 5
739 BCIsaiah's Vision and CommissionIsaiah 6
735 BCIsaiah's Prophesy of ImmanuelIsaiah 7
735 BCThe Word of the LORD to MicahMicah 1 - 7
734 BCUriah and ZechariahIsaiah 8
730 BCIsaiah Prophesies a Child Is BornIsaiah 9
730 BCIsaiah Prophesies Judgments Upon IsraelIsaiah 9:8
730 BCIsaiah Prophesies Judgment on AssyriaIsaiah 10
730 BCIsaiah Prophesies The Root of JesseIsaiah 11
730 BCIsaiah's Joyful ThanksgivingIsaiah 12
725 BCIsaiah Prophesies against the NationsIsaiah 13 - 22
725 BCIsaiah's Valley of VisionIsaiah 22
725 BCIsaiah's Burden of TyreIsaiah 23
725 BCDevastation on the EarthIsaiah 24
725 BCIsaiah's Songs of PraiseIsaiah 25 - 27
725 BCIsaiah's Further WarningsIsaiah 28 - 32
725 BCIsaiah Prophesies a King Shall ReignIsaiah 32
725 BCIsaiah Declares God's JudgmentsIsaiah 33, 34
725 BCIsaiah Declares the Joyful Will Flourish in ZionIsaiah 35
725 BCHoshea the Last King of Israel2 Kings 17
722 BCIsrael Led into Captivity2 Kings 17:6
721 BCStrange Nations Transplanted into Samaria2 Kings 17:24
716 BCHezekiah's Good Reign2 Chronicles 29
715 BCHezekiah proclaims a solemn Passover2 Chronicles 30
715 BCIdolatry is Destroyed2 Chronicles 31
712 BCHezekiah's Illness and Healing2 Kings 20,
Isaiah 38
711 BCHezekiah Shows Treasures2 Kings 20:12,
Isaiah 39
711 BCIsaiah Prophesies Captivity and RestorationIsaiah 40 - 66
701 BCSennacherib Threatens Jerusalem2 Kings 18,
Isaiah 36,
2 Chronicles 32
701 BCKorah's Psalms of Refuge (2Ch 32)Psalms 46 - 48
701 BCHezekiah's Prayer2 Kings 19,
Isaiah 37
697 BCThe Vision of NahumNahum 1 - 3
687 BCManasseh's Wicked Reign2 Kings 21,
2 Chronicles 33
640 BCJosiah's good reign2 Kings 22,
2 Chronicles 34
638 BCThe Word of the LORD to ZephaniahZephaniah 1 - 3
627 BCThe Call of JeremiahJeremiah 1
627 BCJeremiah Declares Judah Forsakes GodJeremiah 2 - 6
627 BCJeremiah's Message at the Temple GateJeremiah 7 - 10
625 BCThe Oracle to HabakkukHabakkuk 1 - 3
622 BCJeremiah Proclaims God's CovenantJeremiah 11, 12
621 BCJosiah Prepares for Temple Repair2 Kings 22:3
621 BCHilkiah finds the lost Book of the Law2 Kings 22:8
621 BCJosiah Celebrates the Passover2 Kings 23,
2 Chronicles 35
609 BCJehoiakim's wicked reign.2 Chronicles 36
609 BCJeremiah Proclaims Covenant Is BrokenJeremiah 13 - 20
609 BCJeremiah Prophesies against EgyptJeremiah 46
609 BCJeremiah Prophesies against PhilistiaJeremiah 47
605 BCDaniel Refuses the King's PortionDaniel 1
604 BCDaniel Interprets Nebuchadnezzar DreamDaniel 2
601 BCRebellion of Jehoiakim2 Kings 24
597 BCJehoiachim exiled2 Kings 24:10
597 BCZedekiah reigns in Judah2 Kings 24:18
594 BCJeremiah Prophesies against MoabJeremiah 48
594 BCJeremiah Prophesies against AmmonJeremiah 49
593 BCEzekiel's Prophecy at ChebarEzekiel 1
593 BCEzekiel's Calling and InstructionEzekiel 2
593 BCEzekiel Eats the ScrollEzekiel 3
593 BCEzekiel Foretells Siege of JerusalemEzekiel 4, 5
593 BCEzekiel's Vision of the EndEzekiel 6, 7
592 BCEzekiel's First Temple VisionEzekiel 8 - 19
591 BCEzekiel Sees God Refuse the EldersEzekiel 20
591 BCEzekiel Prophesies against JerusalemEzekiel 21, 22
591 BCEzekiel Prophesies against two SistersEzekiel 23
588 BCSiege of Jerusalem Begins2 Kings 25
588 BCJeremiah's ConflictsJeremiah 21 - 33
588 BCJeremiah Prophesies Judgment on JudahJeremiah 34 - 45
588 BCSiege of Jerusalem BeginsEzekiel 24
587 BCGod's Vengeance on Ammon and EdomEzekiel 25
586 BCThe Fall of Jerusalem2 Kings 25,
Jeremiah 52
586 BCPsalms of Desolation (Jer. 52)Psalms 74, 79
586 BCJeremiah Prophesies against BabylonJeremiah 50, 51
586 BCJeremiah's LamentationsLamentations 1 - 5
586 BCEzekiel Pronounces Judgment on TyreEzekiel 26 - 28
586 BCEzekiel Prophesies against EgyptEzekiel 29 - 32
586 BCEzekiel the WatchmanEzekiel 33
585 BCEzekiel Explains Jerusalem's FallEzekiel 33:21
585 BCEzekiel Foresees Reproof and RestorationEzekiel 34 - 36
585 BCEzekiel Sees Resurrection of Dry BonesEzekiel 37
585 BCEzekiel Sees Future battleEzekiel 38
585 BCEzekiel Sees God's judgment upon GogEzekiel 39
585 BCShadrach, Meshach, and AbednegoDaniel 3
582 BCNebuchadnezzar’s DreamDaniel 4
582 BCDaniel Interprets Nebuchadnezzar’s DreamDaniel 4:19
573 BCEzekiel's Second Temple VisionEzekiel 40 - 48
539 BCDaniel Interprets Handwriting on the WallDaniel 5
539 BCDaniel Survives the Lions' DenDaniel 6
539 BCDaniel's Vision of Four BeastsDaniel 7
539 BCDaniel's Vision of the Ram and GoatDaniel 8
539 BCDaniel's Prayer and Gabriel's AnswerDaniel 9
539 BCDaniel Comforted by the AngelDaniel 10
539 BCDaniel Prophesies Overthrow of PersiaDaniel 11
539 BCDaniel Prophesies Deliverance for IsraelDaniel 12
537 BCThe Proclamation of CyrusEzra 1
537 BCThe Exiles ReturnEzra 2
535 BCTemple Work BeginsEzra 3
534 BCAdversaries Hinder Temple WorkEzra 4
534 BCArtaxerxes Orders Work StoppedEzra 4:17
520 BCTattenai's Letter to DariusEzra 5
520 BCThe Word of the LORD by HaggaiHaggai 1, 2
520 BCThe Word of the LORD to ZechariahZechariah 1 - 14
520 BCTemple Work Resumed by Darius' DecreeEzra 6
515 BCCompletion and Dedication of the TempleEzra 6:16
483 BCQueen Vashti DeposedEsther 1
478 BCEsther Becomes QueenEsther 2
478 BCMordecai Thwarts a ConspiracyEsther 2:21
474 BCHaman Seeks Revenge on the JewsEsther 3
473 BCMordecai Informs Esther of Haman's PlotEsther 4
473 BCEsther Prepares a BanquetEsther 5
473 BCThe King Honors MordecaiEsther 6
473 BCHaman Is HangedEsther 7
473 BCXerxes' Edict on Behalf of Esther and JewsEsther 8
472 BCPurim InstitutedEsther 9
472 BCXerxes' Tribute to MordecaiEsther 10
458 BCEzra Journeys to JerusalemEzra 7
458 BCEzra Commissioned by ArtaxerxesEzra 7:11
457 BCFamilies Return to Jerusalem with EzraEzra 8
457 BCEzra's reformsEzra 9
456 BCEzra's Prayer About IntermarriageEzra 10
445 BCNehemiah's Prayer for the ExilesNehemiah 1
444 BCArtaxerxes Sends Nehemiah to JerusalemNehemiah 2
444 BCBuilders of the Walls NamedNehemiah 3
444 BCBuilders Overcome RidiculeNehemiah 4
444 BCNehemiah Abolishes Debt and BondageNehemiah 5
444 BCSanballat's PlotNehemiah 6
444 BCCompletion of the WallNehemiah 6:15
444 BCCensus of Returned ExilesNehemiah 7
444 BCEzra Reads the LawNehemiah 8
444 BCIsraelites Fast and RepentNehemiah 9
444 BCIsraelites Seal the CovenantNehemiah 10
444 BCPeople Settle in JerusalemNehemiah 11, 12
432 BCNehemiah Restores LawsNehemiah 13
430 BCThe Word of the LORD by MalachiMalachi 1 - 4